Categories
General

Tips Mengamankan Kualitas Air

Untuk mengetahui efektivitas dua produk tersebut, sejak November 2016 Fakultas Perikanan dan Kelautan Unair, Surabaya, melakukan penelitian untuk memperoleh habitat perairan yang sehat dan ba ik secara estetika. Peneli tian dilakukan di Surabaya pada kolam ikan air tawar percontoh an milik Unair. Ke dalam kolam tersebut ditaburkan Oxysorb dan Eco tab. Awalnya, air kolam ber warna hijau tua pekat dan ke ruh. Setelah pengguna an Oxysorb sela ma 1 minggu dilanjutkan Ecotab 2 minggu, warna air ber ang sur menjadi hi jau keco klatan.

Menambah Oksigen Terlarut

Kandungan Oxysorb si ta blet oksigen antara lain kapur yang digunakan pada budidaya perikanan, yaitu kalsium hidroksida (Ca(OH)2) dan natrium bikarbonat (NaHCO3). Oxy sorb bersifat oksidator se hingga memberikan efek meningkatkan oksigen terlarut (DODisolved Oxygen). Selain itu dapat meningkatkan pH per airan asam, al kalinitas, dan nitrogen total di perairan. Oxysorb si suplemen lingkungan juga bisa menurunkan kesadahan dan fosfor, biological oxygen demand (BOD), chemical oxygen demand (COD). Dan yang tak kalah penting, ba han ini pun mengatasi blooming plankton (kepadatan plankton yang terlalu tinggi).

Sementara Ecotab mengandung bakteri Lactobacillus spp. dan ekstrak barley straw. Lactobacillus sp. merupakan jenis bakteri dari golongan Bacillus sp. yang mampu menguraikan bahan organik yang berasal dari limbah feses ikan dan plankton yang mati (de sludging). Ecotab bekerja secara baik pada pH rendah sehingga dapat bersinergi dengan Oxysorb memberikan efek positif terhadap perairan budidaya. Penggunaan Oxysorb 1 ppm dan Ecotab 0,13 ppm terbukti mampu memperbaiki parameter kualitas air. Nilai pH menjadi optimum. BOD turun dari 39,9 mg/l menjadi 12,9 mg/l dan kesadahan menurun dari 167,4 mg/l menjadi 130,2 mg/l (normal).

Mengatasi Blooming Plankton

Plankton membutuhkan nutrigen dan fosfat sebagai nutrient utama untuk pertumbuhan hidupnya. Penurunan kadar fosfat disertai peningkatan kadar nitogen, dapat meningkatkan rasio N:P perairan. Rasio N:P menentukan jenis-jenis plankton yang dominan pada suatu perairan. Hal ini menjadi penting ketika dikaitkan dengan budidaya ikan karena jenis-jenis plankton dari golongan tertentu seperti Blue Green Algae (BGA), yang tidak menguntungkan untuk budidaya ikan lantaran menghasilkan racun. Nilai rasio N:P < 10 sesuai untuk pertumbuhan jenis BGA, rasio N:P 10-20 cocok bagi pertumbuhan jenis Green Algae. Sedangkan rasio N:P > 20 sesuai untuk pertumbuhan Diatom. Pada perairan dengan plankton berlebih, pemberian Oxysorb sebanyak 1 ppm dapat menurunkan kepadat an plankton. Aplikasi Oxysorb sangat tepat untuk mengatasi kepadatan plank ton yang tinggi, khususnya BGA, dan juga dapat menumbuhkan jenis fitoplankton lain seperti Green Algae dan Diatom.

Dengan demikian jenis-jenis plankton yang tumbuh lebih beragam sehingga akan lebih mendukung kegiatan budidaya. Selama penggunaan Oxysorb dan Ecotab, fluktuasi suhu dan pH harian mengalami penurunan. Hasilnya, fluktuasi suhu harian maksimum adalah 0,4 – 2,1o C. Sedangkan fluktuasi suhu harian yang baik untuk budidaya ikan kurang dari 5o C. Sementara fluktuasi pH harian rata-rata adalah 0,3. Ini berarti masih di bawah fluktuasi pH harian rekomen dasi yang tidak lebih dari 0,5 untuk menunjang budidaya ikan. Kepadatan dan keragaman plankton juga mengalami perbaikan. Kepadatan plankton menurun hingga sesuai un tuk budidaya ikan. Ini terlihat dari nilai kecerahan perairan, 25 – 35 cm, yang merupakan nilai ideal untuk budidaya ikan. Walaupun nilai rasio N:P masih tergolong rendah, keragaman plankton yang tumbuh meningkat. Dengan kata lain, jenis-jenis plankton yang tumbuh semakin bertambah dan lebih mendukung untuk budidaya ikan.